Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Bukan Sekadar Memadamkan Api, TNI dan Satgas Karhutla Bertaruh Waktu Selamatkan Hutan Baluran

SITUBONDO – Ketika asap mulai membumbung di kawasan Taman Nasional Baluran, waktu menjadi sangat berharga. Kondisi panas, rumput kering, semak dan seresah yang mudah terbakar membuat api berpotensi menjalar dengan cepat.
Situasi tersebut terjadi Sabtu (5/9/2026), saat dua titik kebakaran terdeteksi di kawasan TN Baluran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri dan petugas TN Baluran tidak menunggu api membesar. Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Di Jalur Savana Bekol HM 5, api membakar sekitar 0,3 hektare lahan. Dengan peralatan sederhana berupa backpack sprayer dan alat pemukul api, personel melakukan pemadaman secara langsung hingga titik api berhasil dikuasai.

Tantangan lebih besar terjadi di RPTN Perengan Grid 185. Luasan kebakaran mencapai sekitar 14,51 hektare. Asap tebal dan hembusan angin menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Sebanyak 36 personel gabungan dikerahkan. Mereka bergerak menggunakan 14 unit motor angkut personel dengan membawa 20 unit gepyok, lima jet shooter dan empat parang.

Pemantauan udara menggunakan drone juga dilakukan untuk membantu memastikan posisi dan arah perkembangan api. Koordinasi antara petugas di lapangan dengan unsur lainnya terus dilakukan agar pemadaman dapat berlangsung efektif.

Setelah berjuang dari siang hingga sore, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.38 WIB. Tim kemudian melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara api yang dapat kembali membesar.

Dari dua lokasi tersebut, total luas kawasan yang terbakar mencapai 14,81 hektare. Meski api telah berhasil dipadamkan, tim tetap melaksanakan patroli dan pengamanan kawasan sebagai langkah antisipasi munculnya titik api baru.

Kebakaran ini menjadi pengingat bahwa kawasan TN Baluran membutuhkan kewaspadaan bersama. Kondisi panas dan kering membuat satu sumber api kecil sekalipun dapat berubah menjadi ancaman besar.

Sinergi TNI, Polri dan petugas kehutanan menjadi garda terdepan dalam menjaga kawasan hutan. Bukan hanya memadamkan api, tetapi memastikan Baluran tetap aman dari ancaman kebakaran yang dapat merusak ekosistemnya.
 

Posting Komentar

0 Komentar