Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Danramil 0823-11/Besuki Dukung Sosialisasi Pendataan Anak Tidak Sekolah dan Kampanye Wajib Belajar 13 Tahun

Danramil 0823-11/Besuki Dukung Sosialisasi Pendataan Anak Tidak Sekolah dan Kampanye Wajib Belajar 13 Tahun

Situbondo – Bertempat di Aula Kecamatan Besuki, Kapten Inf Hadi Sutjipto selaku Danramil 0823-11/Besuki menghadiri sekaligus memberikan pendampingan dalam kegiatan Sosialisasi Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Kampanye Wajib Belajar 13 Tahun, Kegiatan ini digelar sebagai upaya bersama untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi generasi muda. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Sekcam Besuki, Ganda Eka Pratiya, selaku penanggung jawab kegiatan. Selasa 14/10/2025

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kapolsek Besuki AKP H. Abdullah, S.H., Komisi IV DPRD Dapil Situbondo Hari Budi Prasetyo, Bunda PAUD Kecamatan Besuki, para Kepala Desa se-Kecamatan Besuki, Ketua TP PKK Desa, Koorwil Pendidikan, para operator ATS desa, pendamping desa, Koordinator PKH, perwakilan dari tiap dusun, pejabat dan staf Kecamatan Besuki, serta perwakilan dari PKBM Ibnu Kholdun Al Hashimy dan PKBM Al Firdaus. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masa depan anak-anak Besuki.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Hadi Sutjipto menyampaikan bahwa TNI melalui Koramil siap mendukung penuh program pemerintah daerah dalam menuntaskan masalah anak tidak sekolah. “Anak-anak adalah aset bangsa, dan masa depan Indonesia ada di tangan mereka. Kami di jajaran TNI selalu siap bersinergi untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk belajar dan berkembang,” ujar Danramil dengan penuh semangat. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kesadaran pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan ini diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk aktif mendukung program wajib belajar 13 tahun. Dengan semangat gotong royong dan perhatian dari seluruh pihak, Kecamatan Besuki optimis dapat menekan angka anak tidak sekolah dan mewujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta siap membangun bangsa di masa depan.

Posting Komentar

0 Komentar