Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Survei Rencana Pembangunan Jembatan Sliwung, TNI Bersama Tim Teknis Pastikan Akses Warga Segera Terhubung



Situbondo – Upaya meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas masyarakat terus dilakukan melalui rencana pembangunan jembatan penghubung di wilayah Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Minggu (16/8/2026), Tim Survei Yon Zipur-5 Malang bersama Kodim 0823/Situbondo melaksanakan survei lokasi rencana pembangunan jembatan di Sungai Sliwung, Dusun Krajan, Desa Sliwung.

Kegiatan survei tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan mampu membuka akses masyarakat serta memperlancar mobilitas warga dari Desa Sliwung menuju Desa Kotakan.

Tim survei Yon Zipur-5 yang dipimpin Serka Mohtar tiba di lokasi sekitar pukul 07.40 WIB. Kedatangan tim didampingi Danramil 0823/02 Panji Kapten Arh. Agus Mulyo Widodo, Bati Bakti TNI Kodim 0823/Situbondo Pelda Rahman, Babinsa Desa Sliwung Sertu Francisco FO., Kepala Desa Sliwung Veri Anis Saudi, S.Pd., serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum, Arifin.

Dalam survei tersebut, tim melakukan pengamatan dan pengukuran terhadap kondisi Sungai Sliwung sebagai bahan pertimbangan teknis pembangunan jembatan. Berdasarkan hasil pendataan awal, jembatan yang direncanakan memiliki lebar sekitar 5 meter dengan panjang 90 meter, sedangkan kedalaman sungai dalam kondisi normal mencapai sekitar 18 meter dan saat banjir dapat mencapai sekitar 19 meter.

Rencana pembangunan tersebut menggunakan jembatan Bailey, yang diharapkan mampu menjadi solusi akses penghubung bagi masyarakat di wilayah tersebut. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat strategis karena akan menghubungkan Desa Sliwung dengan Desa Kotakan. Selain menjadi jalur mobilisasi masyarakat, akses tersebut juga sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pertanian, pendidikan, perdagangan serta kegiatan sosial masyarakat sehari-hari.

Diperkirakan sekitar 2.200 jiwa atau 735 kepala keluarga akan merasakan manfaat dari keberadaan jembatan tersebut. Bati Bakti TNI Kodim 0823/Situbondo Pelda Rahman mengatakan, keterlibatan aparat kewilayahan dalam kegiatan survei merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Survei ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memastikan pembangunan jembatan nantinya dapat berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Harapannya, jembatan ini benar-benar dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0823/02 Panji Kapten Arh. Agus Mulyo Widodo menegaskan bahwa Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah akan terus membantu dan mendampingi setiap proses pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga karena menjadi akses penting untuk berbagai aktivitas. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Rencana pembangunan jembatan di Sungai Sliwung tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang diarahkan untuk mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat, khususnya warga di wilayah yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih memadai.

Dengan adanya survei dan pengkajian teknis secara langsung di lapangan, diharapkan rencana pembangunan jembatan dapat segera terealisasi. Kehadiran jembatan nantinya bukan sekadar menjadi sarana penghubung antardesa, tetapi juga menjadi akses penting yang membuka peluang lebih luas bagi masyarakat dalam mengembangkan perekonomian, pendidikan, pertanian dan berbagai aktivitas sosial.

TNI melalui jajaran kewilayahan Kodim 0823/Situbondo akan terus hadir di tengah masyarakat, bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Posting Komentar

0 Komentar