Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Pelda Hairul Milla Bak “Sniper”, Tembak Titik Api dari Jarak Aman di TN Baluran

SITUBONDO – Kobaran api kembali mengancam kawasan Taman Nasional Baluran. Kebakaran lahan terjadi di Resort Perengan Blok Krasak–Mangga Gadung HM 12-30, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dengan luas terdampak diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare. Situbondo (30-08-2026)

Di tengah kondisi medan yang dipenuhi rumput kering dan hembusan angin kencang, empat personel TNI yang dipimpin Pelda Hairul Mila bersama tim gabungan TN Baluran dan Polri bergerak cepat melakukan pemadaman.

Titik api pertama kali terdeteksi melalui CCTV Menara Batangan sekitar HM 20. Kobaran api diduga berasal dari area perkebunan tebu di luar kawasan TN Baluran yang kemudian merambat masuk ke kawasan konservasi.

Pelda Hairul Milla terlihat aktif mengarahkan proses pemadaman. Dengan menggunakan jet shooter, ia menyasar titik-titik api dari posisi yang dinilai paling aman, layaknya seorang “sniper” yang membidik sasaran satu per satu.

Selain penyemprotan menggunakan jet shooter dan mobil pemadam, tim juga melakukan pemukulan api menggunakan gepyok untuk menghentikan penjalaran api di antara rerumputan kering.
“Medan dan angin menjadi tantangan tersendiri. Api harus diputus agar tidak terus merambat,” menjadi semangat tim dalam mengendalikan kobaran di kawasan tersebut.

Peralatan yang digunakan meliputi satu unit mobil pemadam, 12 sepeda motor, dua jet shooter, 16 gepyok dan tiga parang.
Berkat kerja cepat dan sinergi tim gabungan, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sekitar pukul 15.35 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun personel yang mengalami dampak dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, demi keselamatan, pengunjung untuk sementara ditahan di Visitor Center dan di jalur setelah HM 30 selama proses pemadaman berlangsung. Setelah api padam, tim melanjutkan pendinginan, patroli serta pemantauan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api baru.

Kondisi di Resort Perengan saat ini dinyatakan aman dan terkendali, sementara luas area terdampak akan diperbarui melalui proses deliniasi menggunakan citra.

Posting Komentar

0 Komentar