Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Baluran Kembali Dikepung Api, Gerak Cepat TNI dan Tim Gabungan Selamatkan Hutan dari Kobaran

SITUBONDO – Kawasan Taman Nasional Baluran kembali menghadapi ancaman kebakaran hutan. Titik api muncul di RPTN Bitakol Blok Ungahan Grid 36, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jumat (28/8/2026).

Begitu informasi diterima melalui Call Center Posko pada pukul 12.26 WIB, Tim Posko Bitakol bersama TNI, Manggala Agni dan MPA/MMP langsung bergerak menuju lokasi.
Respons cepat tersebut berhasil mencegah kobaran api meluas.

 Setibanya di lokasi pada pukul 12.27 WIB, petugas langsung menyisir titik api dan melakukan pemadaman pada vegetasi hutan tanaman di sekitar Blok Ungahan, tidak jauh dari Warung Pak Sanari. Kobaran api akhirnya berhasil ditaklukkan sekitar pukul 13.00 WIB. Meski api telah padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi.

 Proses pendinginan dan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Hasil pengukuran menunjukkan area yang terbakar sekitar 0,2 hektare. Berkat tindakan cepat petugas, api tidak sempat merambat ke vegetasi hutan lainnya.

Dalam operasi tersebut, Serda Chairul dari TNI bersama Radius Putra Jaya dari Manggala Agni serta personel MPA/MMP, Izazz, Raviansyah, Eko Fitrianto dan Samsul Arifin, bekerja bersama memadamkan api.
Peralatan sederhana namun efektif turut digunakan, di antaranya satu unit jet shooter, dua unit gepyok dan dua parang.

Keberhasilan pemadaman ini menunjukkan pentingnya kecepatan dalam merespons setiap laporan kebakaran hutan. Semakin cepat titik api ditemukan dan ditangani, semakin besar peluang mencegah kebakaran meluas.

Petugas mengingatkan perlunya peningkatan patroli di sepanjang jalur Situbondo-Banyuwangi, terutama di sekitar warung dan lokasi yang kerap menjadi tempat pengguna jalan berhenti dan beristirahat.

Kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga Baluran. Pengguna jalan dan warga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan hutan. Setelah api berhasil dipadamkan, kondisi RPTN Bitakol Blok Ungahan dilaporkan aman dan kondusif.

Posting Komentar

0 Komentar