Situbondo – Upaya meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan melalui rencana pembangunan infrastruktur jembatan di wilayah Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo. Pada Jumat, 10 April 2026 telah dilaksanakan kegiatan pendampingan survei rencana pembangunan jembatan di beberapa titik strategis.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya petugas Dinas PU Kabupaten Situbondo, Staf Teritorial Kodim 0823/Situbondo, Ws Danramil 0823/13 Mlandingan, Kasi Ekbang dan Kasi Trantib Kecamatan Mlandingan, Babinsa Desa Campoan, Kepala Desa Campoan, perangkat desa, serta masyarakat Dusun Plalangan yang turut antusias mendukung kegiatan tersebut.
Fokus utama survei berada di Desa Campoan dan Desa Sumberanyar, yang selama ini membutuhkan sarana penghubung yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas warga.
Di Dusun Plalangan, Desa Campoan, rencana pembangunan jembatan sepanjang ±90 meter dengan lebar 1,2 meter akan melintasi Sungai Palongan. Jembatan ini nantinya akan menghubungkan jalan utama dengan pemukiman warga, serta menjadi akses vital bagi sekitar 40 Kepala Keluarga. Selain itu, jembatan ini juga akan mempermudah akses 30 siswa menuju SD Negeri 1 Campoan serta mendukung mobilitas hasil pertanian masyarakat.
Sementara itu, di Dusun Krajan I, Desa Campoan, direncanakan pembangunan jembatan sepanjang 38 meter dengan lebar 2 meter. Infrastruktur ini akan memberikan manfaat bagi sekitar 100 Kepala Keluarga atau ±250 jiwa, sekaligus memperlancar akses transportasi dan distribusi hasil pertanian warga.
Tidak hanya itu, survei juga dilakukan di Dusun Ranon, Desa Sumberanyar.
Di lokasi ini, akan dibangun jembatan sepanjang ±14 meter dengan lebar 1,5 meter yang akan menghubungkan pemukiman warga dengan fasilitas pendidikan dan kesehatan, seperti SDN Sumberanyar 2 dan Pustu. Jembatan ini diproyeksikan akan dimanfaatkan oleh sekitar 350 warga dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Ws Danramil 0823/13 Mlandingan Peltu M, Wahid melalui jajaran Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan di wilayah, khususnya dalam membuka akses masyarakat di daerah yang masih terbatas infrastruktur.
“Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan pembangunan jembatan ini dapat segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan warga,” ujarnya.
Dengan adanya rencana pembangunan ini, masyarakat Kecamatan Mlandingan diharapkan segera merasakan manfaat nyata berupa kemudahan akses transportasi, peningkatan sektor pendidikan, serta kelancaran distribusi hasil pertanian.
0 Komentar