Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Bimtek Peningkatan SDM Tim Pemberantasan BKC Ilegal Situbondo, Perkuat Sinergi dan Penegakan Hukum


Situbondo — Upaya memberantas peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Kegiatan ini digelar pada Selasa, 21 April 2025, bertempat di Ballroom Hotel Sido Muncul 1, kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.

Bimtek yang diikuti sekitar 30 peserta ini berada di bawah penanggung jawab Kasat Pol PP Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, S.Pd., M.M. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, S.Sos., M.S.M., unsur Bea Cukai, serta aparat kewilayahan.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 0823-15 Bungatan, Sertu Darmaji, hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan sejumlah materi penting. Di antaranya meliputi dasar hukum pemberantasan BKC ilegal, strategi peningkatan kapasitas SDM, mekanisme penindakan, hingga indikator keberhasilan dalam operasi pemberantasan.

Tak hanya itu, materi lanjutan juga disampaikan oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai, Ulfa Ulfiah, yang memberikan pemahaman teknis terkait pengawasan dan kepatuhan terhadap peraturan cukai.

Dalam sambutannya, Bupati Situbondo menegaskan pentingnya pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) secara tepat sasaran. Ia menyebutkan bahwa dana tersebut difokuskan untuk mendukung sektor kesehatan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani tembakau dan pekerja industri rokok, serta memperkuat penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal.

“Pencegahan dan penindakan rokok ilegal harus dilakukan secara intens dan berkelanjutan. Harapannya, pada tahun 2026 jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dapat meningkat dibanding tahun 2025,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemberantasan rokok ilegal agar berjalan optimal dan berkesinambungan.

Sementara itu, Sertu Darmaji usai kegiatan menyampaikan bahwa Bimtek ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para petugas memiliki kemampuan lebih dalam mengenali, mengidentifikasi, serta menindak peredaran BKC ilegal secara efektif, sekaligus mendukung peningkatan penerimaan negara,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin solid dalam menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Situbondo, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan negara.

Posting Komentar

0 Komentar